Rabu, 24 Desember 2014

Renungan Ayat-ayat Inspirator Part 1

Bismillah...
Mari berbagi, meskipun hanya satu ayat :)

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Renungan 1: Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan mereka akan kembali kepadaNya. (QS. Al Baqarah: 45-46)

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertawakalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (QS. Ali Imran: 200)

Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang dan bersabarlah. Sungguh, Allah beserta orang-orang sabar. (QS. Al Anfal: 46)

Surat Cinta Tentang Sholat
Bila engkau anggap sholat itu hanya penggugur kewajiban,
maka kau akan terburu-buru mengerjakannya
Bila kau anggap sholat hanya sebuah kewajiban,
maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya
Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Allah
Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah
Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah
Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi
Bayangkan ketika "Adzan",
tangan Allah melambai ke depanmu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya
Bayangkan ketika kau "Takbir",
Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu
Bayangkanlah ketika "Rukuk",
Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau rasakan damai dalam sentuhanNya
Bayangkan ketika "Sujud",
Allah mengelus kepalamu lalu Dia berbisik lembut dikedua telingamu "Aku Mencintaimu HambaKu"
Bayangkan ketika kau "Duduk Diantara Dua Sujud",
Allah berdiri gagah didepanmu lalu mengatakan "Aku tak akan diam bila ada yang mengusikmu"
Bayangkan ketika kau "Salam",
Allah menjawabnya "Aku akan selau menunggu dan merindukanmu kekasihKu"
Lalu Dia membersihkan hati dan pikiranmu setelah itu
Ingatlah selalu bahwa ketika tidak ada bahu untuk bersandar, selalu ada lantai untuk bersujud

 Quote ― Ahmad Fuadi, Negeri 5 Menara
"Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup."

Renungan 2: Karena sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. (QS. Alam Nasyrah: 5-6)

Laa Tahzan, Innallaha Ma'ana... Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita. (QS. At Taubah: 40)

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran: 139)

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar Ra'd: 28)

Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata: “Siapa yang berkata bismillah sungguh ia telah mengingat Allah, siapa yang berkata alhamdulillah sungguh ia telah bersyukur kepada Allah, siapa yang berkata Allahuakbar maka ia telah mengagungkan Allah, siapa yang berkata La ilaha illaAllah maka ia telah mentauhidkan Allah, dan siapa yang berkata la haula wa laa quwwata illah billah maka sungguh ia telah berserah diri sepenuhnya, dan kalimat itu akan menjadi harta simpanan baginya di surga.” (Fadhlu la haula wa laa quwwata illa billah, Ibnu Abdilhadi, hlm. 35)
La haula wa la quwwata illa billah (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah) adalah merupakan obat dari 99 penyakit dan penyakit yang paling ringan di antaranya adalah rasa kegelisahan. (HR. Tabrani)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al Baqarah 2: 186)

Renungan 3: Hasbunallah wa ni'mal wakiil
(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. Ali Imran: 173-174)

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh) maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. (QS. Al Anfal: 45)

Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). (QS. Al Fath: 18)

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Yunus: 162)

Renungan 4: Bersyukurlah...
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim: 7)

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). (QS. Ibrahim: 34)

Renungan 5: Benci
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al Baqarah: 216)

Renungan 6: Maafkanlah
Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang maa´ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al A'raaf: 199)

Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan sifat memaafkan kecuali kemuliaan, serta tidaklah seorang hamba merendahkan diri karena Allah melainkan Allah meninggikan darjatnya. (HR. Muslim)

Orang yang paling sabar diantara kamu ialah orang yang memaafkan kesalahan orang lain padahal dia berkuasa untuk membalasnya. (HR. Ibnu Abiduyya dan Baihaqi)


Tidaklah seorang itu suka memaafkan, melainkan dia akan semakin mulia. (HR. Muslim)

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, iaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya di waktu senang mahupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan marah dan memaafkan kesalahan orang. Allah suka kepada orang yang berbuat kebajikan. (QS. Ali Imran: 133-134)

Dilaporkan kepada Allah semua perbuatan manusia pada setiap hari Kamis dan Senin, lalu Allah ‘Azza Wa Jalla mengampuninya pada hari itu juga, diampunkan setiap orang yang tidak syirik (menyekutukan) sesuatu dengan-Nya, kecuali sesiapa yang sedang bermusuhan, yaitu Allah berfirman untuknya: Tinggalkanlah (jangan dihapus dosa) kedua-dua (orang yang bersengketa) ini, sehingga mereka berdua berdamai, tinggalkanlah (jangan dihapus dosa) kedua-dua (orang yang bersengketa) ini, sehingga mereka berdua berdamai. (HR. Muslim)

Dan jika kalian memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.  At Taghaabun: 14)

Dan hendaklah mereka memaafkan serta melupakan kesalahan orang-orang itu, tidakkah kamu suka supaya Allah mengampunkan dosa kamu? Dan ingatlah Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani. (QS. An Nuur: 22)

Renungan 7: Yang Terjadi ya Terjadilah
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS. Al Hadiid: 22)

Renungan 8: Jalan keluar itu
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (QS. Ath Thalaaq: 2)

Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. (QS. Ath Thalaaq: 4)

Renungan 9: Hanya mengharap keridhaan Allah
Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. (QS. Al Insaan: 9)

Renungan 10: Tegarlah
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran: 139)

Kutipan Buku "God I Miss You (101 Cara Mengobati Luka Jiwa Bersama Tuhan)"
by Ahmad Rifa'i Rif'an
Allah telah menjawab gundahmu
Oh Tuhan, mengapa aku Kau uji? Tuhan pun menjawab, "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta" (QS. 29: 2-3)

Tuhan, mengapa Engkau tak juga mengabulkan inginku? Tuhan pun menjawab, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. 2: 216)


Tuhan, mengapa ujian yang kuhadapi harus seberat ini? Tuhan pun menjawab, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir" (QS. 2: 286)


Ya Allah, aku sedih. Tuhan pun menghibur, "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman" (QS. 3: 139)


Ya Allah, sepertinya hamba sudah tidak kuat dengan cobaan ini. Allah pun menjawab, "Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir" (QS. 12: 87). "...Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS. 39: 53)


Tuhan, bagaimana aku harus menjalani hidupku? Tuhan pun menjawab, "Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung" (QS. 3: 200)


Tuhan, kepada siapa lagi aku harus berharap? Tuhan menjawab, "Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: "Cukuplah Allah bagimu; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung" (QS. 9: 129)


Tuhan, apa yang aku dapat dari segala ujian yang aku terima ini? Tuhan menjawabnya, "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka" (QS. 9: 111)


Ya Allah, apa yang Engkau lakukan padaku dengan segala kesulitan ini? Allah pun menjawab, "HambaKu, bersabarlah, Aku sedang merancang kehidupanmu."


Oh Allah, bukan Engkau yang tak adil. Hanya jiwa kami yang masih terlalu kerdil. Bukan Engkau yang tak Maha Kasih. Justru kami yang tak tahu terima kasih.

Rabu, 17 Desember 2014

Aku punya Allah Yang Maha Besar

Pagi ini sudah lebih baik, aku sudah mulai bisa menerima dan berdamai dengan diriku sendiri. kalo ini adalah takdirku dariNya. aku percaya pada janjiNya, "bersama kesulitan ada kemudahan" (QS. 94: 5). tak elok rasanya kalo aku terus menerus mengeluh. aku takut jadi kufur nikmat. padahal limpahan nikmat dariNya teramat banyak. jangan sampai hanya karena satu hal maka menghapus rasa syukur terhadap nikmat yang lain. "sungguh bersama kesulitan ada kemudahan" (QS. 94: 5).

Tak ingin aku beranjak sedikitpun dari Al Qur'an, setelah shalat subuh tadi pagi kubaca terjemahan Surat Al Baqarah, sebenarnya sudah sejak lama aku ingin membacanya. aku tau banyak hal berharga disana. dan sungguh luar biasa didalamnya aku temukan kedamaian. “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram” (QS. 13: 28). ayat-ayat Allah yang begitu indah, janji-janji Allah yang tak pernah meleset. “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang , gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun” (QS. 39: 23).

Allah untuk saat ini aku tak minta banyak, aku cuma ingin ketenangan dan kedamaian. pun bagaimana caranya aku harus lulus melewati ujian ini. ini bukanlah ujian yang sulit, tapi sungguh ini juga tak mudah untukku. hanya bersamaMu kutemukan harapan. kugantungkan harapku setinggi-tingginya padaMu. “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu? Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutanmu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap” (QS. 94: 1-8). mohon bantu aku, peluk aku erat-erat, jangan biarkan aku goyah. walaupun belum kutemukan tempat untuk bersandar tapi aku selalu punya tempat untuk bersujud. "Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah ’Azza wa jalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah" (HR. Tirmidzi). sungguh indah karuniaMu.

“La Haula wa la Quwwata illa billah adalah merupakan obat dari 99 penyakit dan penyakit yang paling ringan di antaranya adalah rasa kegelisahan" (HR. Ibnu Abi Dunia dari Abu Hurairah RA). tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. sungguh benar aku ini hanya seorang hamba yang lemah, tiada daya dan upaya kecuali hanya mengharap pertolonganMu semata. aku tak minta Engkau mempercepat waktu, aku hanya minta Engkau temani aku melewati ini.

"Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung" (QS. 3: 173). "wahai Dzat membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agamaMu" (HR. Tirmidzi, Ahmad, dll). Allah cukuplah Engkau saja tempatku berkeluh kesah, aku tak ingin dikasihani, aku tak ingin mengemis, mengiba kepada yang lain. biarkan mereka dengan penilaiannya, bagiku hanya penilaianMu yang paling utama. seperti kata Imam Syafi'i "kebenaran dalam pandanganku mengandung satu kesalahan dalam pandangan orang lain. dan kebenaran dalam pandangan orang lain mengandung satu kesalahan dalam pandanganku". sudahlah tak usah memaksakan penilaian orang lain terhadap kita.

Allah sungguh aku malu, teramat malu untuk mengeluh, aku ini cuma manusia biasa kadangkala merasa lelah, semoga aku tak pernah berputus asa dari rahmatMu. karena aku malu pada firmanMu "fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban (maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?)" (QS. 55: 13). sungguh banyak nikmat yang Kau berikan tapi masih saja aku mengeluh. jangan biarkan aku menjadi kufur nikmat. “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumatkan, Jika kamu bersyukur akan karuniaKu, pasti Aku tambah untukmu, jika kamu ingkar, sesungguhnya azabKu sangat pedih” (QS. 14: 7). “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tentram, rizkinya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk) nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat” (QS. 16: 112). ampuni aku karena masih mengeluh, sungguh aku takut padaMu. “Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” (QS. 14: 34).

"LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH"

Senin, 15 Desember 2014

Selalu ada yang harus disyukuri

Selamat hari Senin, selamat puasa sunnah hari Senin, barakallah guys :)
Hari ini gw mellow banget, sensi abis. dikit-dikit pengen mewek hikss.. rasanya weekend ini cepet banget. apa karena gw mudik ke rumah jadi waktu seakan berlalu begitu cepetnya. entahlah atau mungkin cuma perasaan gw aja. niat pulang pengen curhat habis2an sama mama gag kesampean. ada2 aja intermezonya.

Malem minggu ituharusnya jadi  quality time sama mama kalo gw lagi pulang ke rumah. kami biasanya tidur bareng di kamar mama sama bapak. terus sebelum tidur kami pasti cerita2 dari A sampai Z hingga kami tertidur. tapi malem minggu ini ritual kami terganggu gara2 pakde sama budhe gw dateng ke rumah membawa cerita pilu (menurut gw sih, demi Allah ini miris banget). batin gw berontak sejadi2nya. maksud kedatangan mereka ke rumah mau pinjem uang. jadi cerita singkatnya, anak laki-laki budhe gw kan baru aja nikah terus istrinya dibawa tinggal ke rumah mereka. nah anak budhe gw itu bilang ke budhe dan pakde kalo mereka mau mandiri, mau masak sendiri. nah entah ini jadi kode dari si anak atau naluri orangtua ya, akhirnya pakde sama budhe berkesimpulan bahwa mereka harus menyingkir dari rumah. mereka memutuskan akan membuat sebuah gubuk kecil untuk tempat tinggal dan tidur, tempat berlindung mereka berdua. duh miris banget gw dengernya.

Kenapa dimasa tua orangtua masih harus memikirkan dimana mereka akan tinggal. padahal anak2 mereka udah punya tempat tinggal yang lebih dari layak. kenapa bukan anak2nya yang memikirkan untuk merawat orangtua. kenapa masih banyak terjadi hal2 yang gag logis kayak gini. kenapa surga yang ada di depan mata justru disia2kan. semua pertanyaan ini mengganggu pikiran gw. gag habis pikir hal kayak gini bakal kejadian bahkan di lingkungan dekat gw. naudzubillah..

Sekitar pukul 10 malem, akhirnya pakde dan budhe gw balik. menjelang tidur gw sama mama sedikit ngebahas tentang masalah pakde dan budhe. kami bener2 gag habis pikir. jangankan masa tua bisa tidur di kasur empuk nyaman kayak kami, bahkan mereka masih harus memikirkan tempat berlindung. miris banget. tapi dari situ gw bilang ke mama, betapa Allah selalu punya caraNya sendiri untuk menyadarkan kita agar selalu bersyukur. kalo gw selalu berprinsip di dalem rumah. gw selalu mewanti2 kalo orangtua gw sampai kapanpun jangan sampai bergeser barang 1 milimeterpun dari posisi mereka sekarang di rumah. gw gag mau nanti hari tua mereka sampai ngenes kayak pakde dan budhe. naudzubillah..

Alhamdulillah, gw sama kakak juga sepakat soal itu. jadi gw bisa tenang. gw jadi keinget sama perumpamaan, orangtua mampu merawat 10 anak tapi 10 orang anak belum tentu mampu merawat kedua orangtua mereka. miris banget ya.. orangtua selalu ingin dan sekuat tenaga banting tulang demi memberi yang terbaik untuk anak2nya apalagi ketika anak mereka masih kecil tapi ketika orangtua sudah mulai senja kadang anak menganggap mereka jadi beban dan malah ada yang sampai hati mengirim orangtua ke panti jombo. naudzubillah..

Seorang anak, apalagi anak laki-laki punya tanggung jawab yang besar terhadap orangtuanya. bukan justru malah mengabaikan orangtua dan lebih berat ke istri. sungguh hal itu tidak dibenarkan dalam agama. Suami harus mendahulukan ibunya daripada istrinya .Sangat wajar kalau anak laki-laki meski sudah menikah tapi tetap memperhatikan ibu dan bapaknya, bahkan ini adalah kewajiban anak kepada orang tuanya, terutama ibu. Meski anak sudah berkeluarga dan punya rumah sendiri, ia tetap wajib merawat orang tuanya, termasuk menafkahinya seandainya mereka memang sudah tidak mampu bekerja lagi. Anak laki-laki harus taat kepada ibunya, bukan istrinya. Justru istrilah yang harus patuh pada suaminya.

Dalam sebuah hadits shahih, diriwayatkan bahwa Aisyah Ra bertanya kepada Rasulullah Saw, ”Siapakah yang berhak terhadap seorang wanita?” Rasulullah menjawab, “Suaminya” (apabila sudah menikah). Aisyah Ra bertanya lagi, ”Siapakah yang berhak terhadap seorang laki-laki?” Rasulullah menjawab, “Ibunya” (HR. Muslim)
Seorang sahabat, Jabir Ra menceritakan:
Suatu hari datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Saw, ia berkata, “Ya Rasulallah, saya memiliki harta dan anak, dan bagaimana jika bapak saya menginginkan (meminta) harta saya itu? Rasulullah menjawab, “Kamu dan harta kamu adalah milik ayahmu”. (HR. Ibnu Majah dan At- Thabrani).
Ini berarti apabila orang tua membutuhkan bantuan, maka kita tidak boleh menolak, apalagi sampai menyakiti perasaannya.

Itu sekilas tentang malem minggu gw dimana gw gagal curhat sama mama. hari minggunya, alhamdulillah pas mama libur dari aktivitas di luar rumah. yess bisa seharian sama mama. tapi sahabat gw pas kuliah dateng ke rumah mau nganterin undangan nikahan sahabat gw yang lain. ya udah deh akhirnya gw gag bisa fokus lagi sama niat curhat gw ke mama. alhasil yang ada ujung2nya malah gw sama sahabat gw menggalau berjamaah. hadeehhh... padahal gw pulang mau nyembuhin galau tapi malah ketambahan galau. terlalu..

Pas hari Jum'at sore menjelang gw pulang ke rumah, hati gw sempet sesek mendapati suatu kenyataan yang menurut gw tak terduga. bener2 ya rencana Allah sangat misterius, terkadang sampai bikin naik turun suasana hati. kejutan2 yang tak terduga, sampai cuma bisa komentar oh jadi begini jadi begitu. dan gw selalu harus mensugestikan ke diri gw sendiri keep khusnudzan. selalu berbaik sangka sama setiap rencana Allah. cuma itu satu2nya cara bertahan agar iman gw gag goyah.

Kepulangan dengan dada yang masih sesek, pas di stasiun sambil nunggu kereta gw sempet terhibur dengan alunan musik ala 'pengamen' yang dimainkan musisi lokal. suaranya bikin suasana hati gw sedikit membaik. dari situ gw mulai tersadar dan keinget sama salah satu pembahasan dari buku yang baru aja gw selesai baca "Sejenak Hening" by Adjie Silarus. ahh emang ya 'pengamen' kalo suaranya bagus bikin betah berlama-lama menikmati alunan lagunya. seperti Allah yang senang ketika seorang hamba berlama-lama memohon dan tetap setia menanti terjawabnya setiap doa :)

Ini bener2 mempertegas komitmen gw sama Allah, Allah lihatlah aku, aku ini masih disini tak bergerak 1 milimeterpun dari tempat semula dan akan tetap selalu setia menanti jawaban dari setiap doa yang aku mohonkan dan gantungkan hanya kepadaMu. sepanjang perjalanan pulang, gw nikmatin sambil menyelesiakan bab demi bab buku "Sejenak Hening". sampai tiba2 gw tersadar, di ujung sana ada seseorang yang tadinya gw pikir mungkin dia orang yang Allah takdirkan buat gw. kami memang melewati jalan yang sama tapi ternyata tujuan akhirnya bisa jadi berbeda. dan itu sangat mungkin terjadi. entahlah.. sesuai kehendak Allah saja, kadang gw berpikir buat mengistirahatkan otak gw dari pikiran2 tentang kekhawatiran masa depan. gw mau bahagia dengan pikiran gw saat ini, gag harus sampai nunggu masa depan yang belum gw tau bakalan seperti apa.

Kemarin sore pas mau berangkat ke stasiun, rasanya berat banget. ponakan yang mendaftarkan diri pengen ikut nganter lah terus raut muka mama yang kayak belum rela gw tinggal. ponakan gw yang pas detik2 terakhir gw mau berangkat masih dengan manjanya minta dicium. pelukan mama yang masih kurang lama, recharge mood booster kali ini bener2 belum full. alhasil sepanjang jalan menuju stasiun gw cuma bisa merenung, pikiran gw melayang kemana2 dan berhasil ngebuat gw mewek :'(
semoga Allah senantiasa menjaga mama bapak dan keluarga. semoga rencana indah Allah ini mampu aku jalani dengan ikhlas dan sabar. terimakasih Allah atas segala karuniaMu, ampuni aku yang masih saja selalu mengeluh, kuatkan aku dari kebimbangan batin ini. aamiin :)

Senin, 08 Desember 2014

Udah jalanin aja

Selamat hari Senin, gw biasa menyebutnya Senin Barokah, selamat puasa sunnah hari Senin bagi yang menjalankan :)

Hari ini gw gag puasa, tau donk kalo cewek selalu punya hari2 istimewa setiap bulan, rejeki bernama datang bulan hehe.. rasanya kok kangen banget pengen puasa, apalagi kalo sepertiga malem terakhir kuangen banget pengen mesra2an sama Allah, pengen curhat :( herannya walopun lagi gag sholat gw tetep aja kebangunnya jam segitu2 padahal gag ngidupin alarm. dan entah kenapa pasti susah buat tidur lagi hikss alhasil waktu itu mau gag mau gw manfaatin buat merenung. semua yang ada di pikiran gw mengalir dengan sendirinya, tiba2 aja muncul secara bertubi2.

Senin ini rasanya sedikit berat, tidur semalem gag berkualitas. tengah malem gw kebangun kasak kusuk cari obat dan cuma nemu tolak angin yang bisa gw minum gegara kepala kliyengan cenut2 gag karuan. padahal pas mau tidur gag ada tanda2 apa2. hikss.. pas bangun tidur tadi pagi masih aja kliyengan dan hasilnya gw positif migren dengan mata rasanya berat kecapekan minta diistirahatin. ditambah aura di kantor hawanya gag enak. lengkap sudah Senin ini. gw jadi kangen rumah, kangen mama. pengen pulang. butuh mood booster, butuh recharge ulang semangat. segeralah hari Jum'at pliss :'(

Weekend ini rasanya something banget, habis sharing2 sama temen kosan yang udah married. gw pengen tau masalah2 yang umum dihadapi dalam sebuah rumah tangga baru. gw sedikit shock ketika temen gw dengan gamblang bilang kalo masalah keuangan seringkali jadi biang keladi. apalagi kalo penghasilan istri lebih besar daripada penghasilan suami. duh #jlebb banget #miris #nyesek luar biasa. emang sih dari kemarin2 gw sempet mikirin itu, tapi cuma sepintas lalu. nah setelah temen kosan cerita kayak gitu gw semakin kepikiran dan gag bisa tidak! gw ngeri banget :'(

Batin gw bergejolak gw takut gara2 itu nantinya jadi durhaka sama suami, jadi sok superior sama suami dan jadi kurang menghargai nafkah yang diberikan suami. mungkin ketakutan gw ini terlalu dini, secara gw kan belum married, calon aja belum nemu hikss.. hehe tapi kan gag papa namanya juga preventif, pencegahan supaya nantinya gag sampe kejadian hal2 buruk itu. gw itu orangnya paling males kalo uang dijadiin masalah walopun gag munafik gw tetep aja butuh uang. tapi untuk mendewakan uang dan menjadikan uang adalah segala2nya. itu bukan gw banget!

Gw punya Allah yang Maha Kaya. lagi2 gw mesti berlindung kepada Allah apalagi untuk urusan duniawi yang seringkali menyilaukan mata dan kadang menghilangkan akal sehat juga logika. gw gag mau ikut2an standar hidup orang lain yang menjadikan uang sebagai kunci kebahagiaan. iya sih hari gini mana ada yang murah apalagi gratis untuk sesuatu yang bagus dan berkualitas. bahkan dalam benak kita ini udah terpatri dengan kuatnya ada harga ada rupa. kalo mau yang bagus ya harus mau bayar mahal.

Allah, kumohon jagalah aku, jangan sampai aku lebih mencintai dunia ini ketimbang Engkau yang Maha Mencintai. jauhkan aku dari sifat kikir dan kumohon bimbinglah agar aku senantiasa bersyukur atas segala limpahan rejeki yang Engkau anugerahkan padaku. jika nanti Engkau jodohkan aku dengan laki2 baik yang Engkau ridhai, kumohon hindarkan kami dari pertengkaran karena masalah keuangan. jadikanlah kami hamba2Mu yang senantiasa merasa kaya dan cukup dengan bersyukur dan sedekah. iya dengan sedekah. satu2nya cara untuk kaya di hadapanMu, dengan lebih sering melihat ke bawah berbagi dengan sesama, agar kami senantiasa mensyukuri segala rahmatMu ya Rabb. aku tak ingin lagi mencemaskan yang sudah menjadi ketentuanMu, jodoh, rejeki dan kematian. semua itu hak prerogatifMu Rabb. aku hanya ingin jadi hambaMu yang senantiasa lebih baik di hadapanMu dari hari ke hari. aamiin.




Senin, 01 Desember 2014

Halaman terakhir kalender 2014

Selamat hari Senin, selamat menjalankan ibadah puasa sunnah hari Senin, selamat Senin barokah guys, stay positive thinking ya...

Walopun berat tapi tetep harus dijalanin, positive thinking, sugesti diri sendiri harus semangat! selamat datang bulan Desember 2014. halaman terakhir kalender 2014 pun akhirnya datang. tanpa memberiku sedikit waktu lebih lama untuk merangkai angan dalam mimpi2 indah. ah sudahlah, percaya saja dengan takdir indah Allah. jika Allah belum mengijinkanku tahun ini, semoga awal tahun depan Allah berkenan mengijabah doaku. aamiin.

Allah, Engkau pasti lebih tau betapa penasarannya aku terhadap sosok yang dinamakan dengan jodoh. sungguh aku ini penasaran banget, jodohku seperti apa. Allah tolong jangan lama2 lagi ya, aku mulai lelah menanti, aku tidak ingin memaksaMu tapi ijinkan aku memohon dengan sangat ya Allah. bulan Januari semakin mendekat, itu artinya susunan angka bernama usia pun akan segera berganti dengan nominal angka yang lebih besar. walopun orang bilang usia itu tidak lebih dari susunan angka tapi tetep aja buat gw itu merupakan waktu2 yang berharga. secara gw ini cewek ada masa expirednya, gw pengen punya anak dalam usia yang masih produktif dan bisa dibilang muda. gw mau jadi ibu hebat buat anak2 gw #miris #nyesek banget setiap mikir ini.

Kemarin pas pulang ke rumah (Jogja), sepupu gw dikhitbah. mereka tidak melalui proses pacaran (aka. ta'aruf) dikenalkan oleh seorang teman. ini adalah pernikahan kedua buat dia. suaminya terdahulu meninggal karena kecelakaan di saat mereka sedang bahagia2nya mengecap manisnya berumah tangga dengan seorang anak yang baru saja hadir di antara mereka. Allah memberi ujian sesuai dengan kemampuan hambaNya. sepupu gw ini buat gw adalah sepupu yang luar biasa hebat. dan terbukti Allah memberinya hadiah manis, calon suaminya yang sekarang juga gag kalah hebat, seorang laki2 yang menurut gw nyaris sempurna. muda dengan pekerjaan yang tidak kalah keren yakni seorang arsitek dan insyaAllah bertanggungjawab. kenapa gw bisa bilang bertanggungjawab padahal gw belum kenal? karena dia telah berani mengambil sepupu gw yang notabene janda dengan 1 anak untuk dijadikannya istri padahal status laki2 itu single. ah rencana Allah bener2 subhanallah hebat dan indah. itulah kenapa gw tetep bisa semangat menjalani masa2 penantian ini, karena gw punya kenyakinan yang sama. semua akan Allah indahkan pada waktu yang tepat. aamiin.

Walopun sampai saat ini belum juga ada tanda2 kehadirannya dalam hidup gw, tapi akhir2 ini rasanya jauh lebih tenang lebih pasrah lebih ikhlas dan tidak terlalu ngoyo. rasanya kayak air mengalir, nothing to lose. mungkin juga ini adalah jawaban dari doa2ku. nanti kalo sudah waktunya datang dan hadir pasti ada suatu pertanda, petunjuk yang Allah berikan padaku. yang penting doa dan ikhtiar gw gag pernah putus. gw percaya Allah akan selalu menyayangi dan mencintai hamba2Nya yang selalu dekat kepadaNya. terima kasih Allah atas karunia yang tak ternilai ini :)

Kalo mau ngomongin soal resolusi, resolusi terbesar gw tahun 2014 ini adalah menikah. ya! pernikahan. tapi apalah daya manusia berencana tapi Allah lah yang punya kuasa sebagai penentu segalanya. pasti baik, pasti indah! hampir semua resolusi yang gw bikin tahun 2014 alhamdulillah terealisasi. cuma satu yang gw gag punya kuasa buat merealisasikannya, pernikahan. yah gimana donk gw pengen nikah tapi jodohnya aja belum tau, sama aja gw mau pake baju merah tapi gag punya baju warna merah kan. baju mah bisa dibeli, kalo jodoh? coba ada yang jual ya hikss :(

Untuk tahun 2015 yang dalam hitungan hari lagi akan segera datang, gw gag mau bikin resolusi muluk2. cukup Allah temukan dengan jodoh terbaik yang diridhaiNya saja. menjadi istri yang berbakti dan ibu yang hebat dari putra putri yang hebat pula. resolusi simpel yang lagi2 sangat mengandalkan kuasa Allah. semoga Engkau ijabah ya Allah. aamiin. eh iya ada satu lagi, gw harus bisa nyetir mobil sendiri, gw mau jadi perempuan yang mandiri. OK! it's enough bismillah semoga terwujud. aamiin :)

Kamis, 27 November 2014

Tetaplah tersenyum

Tak terasa udah hari Kamis lagi. alhamdulillah Kamis Barokah, selamat puasa sunnah hari Kamis guys. barokallah :)

Kemarin sore habis telfon keluarga di rumah, gw dapet satu kalimat yang bikin perasaan gw maknyesss. kakak gw bilang mau di Bandung atau di Jogja gag masalah nanti bisa nambah pengalaman. iyess! gw setuju walopun sempet gw sanggah dengan kalimat "iya sih nambah pengalaman tapi udah hampir 3 tahun di Bandung, kangen pengen balik ke kampung halaman." hikss...

Sebenernya kalo gw mau melihat ke bawah, gw ini harusnya jangan sampailah terbersit untuk mengeluh barang satu katapun. why? gw ini manusia yang sangat beruntung. yess! gw ini beruntung, gw kerja di perusahaan transportasi yang memungkinkan gw pulang pergi ke rumah dengan harga tiket reduksi (aka dapet potongan harga). gw gag kebayang orang2 yang harus ngeluarin uang berjuta2 buat pulang pergi demi ketemu keluarga di rumah. terus kalo kondisi keuangan sedang tidak begitu bagus bahkan harus rela pulang setahun sekali atau malah beberapa tahun sekali. ya Rabb, begitu banyak caraMu untuk memberiku petunjuk. terima kasih Allah.

Alhasil semalem pas tahajjud, alhamdulillah gw udah gag nangis2 karena hal ini lagi. begitu luar biasanya kuasa Allah. diberikanNya petunjuk dan hidayah dengan berbagai cara. mulai hari ini gw gag mau lagi mikirin apa kata orang, yang penting gw gag berbuat dosa. itu udah cukup! mending tutup mata telinga bahkan kalo perlu mulut, masa bodo sama penilaian orang lain. gw mau sugesti positif aja, toh hidup2 gw yang ngejalanin juga gw. apa mereka peduli kalo gw lagi susah? belum tentu kan! yang penting saat ini, ibadah gw gag berkurang bahkan kalo bisa malah selalu bertambah. gag tau kenapa akhir2 ini gw bahagia banget dan selalu kangen buat ngejalanin puasa2 sunnah. rasanya lebih tenang dan nyaman banget. puasa sunnah apalagi ya enaknya? hehe, kayak gw mesti banyak2 puasa sunnah neh. sampai saat ini paling baru puasa Senin - Kamis sama puasa Ayyamul Bidh. kadang terbersit puasa Daud yang sehari puasa sehari buka, tapi nanti gw gag bisa puasa sunnah Senin - Kamis. puasa yang begitu mulia di sisi Allah.

Selain candu (aduh bahasa gw rada ekstrem) puasa, akhir2 ini gw lagi hobi banget baca Al Qur'an. kemarin sehari bisa khatam juz 30 sama mulai lagi udah dapet juz 1. ini gw bacanya pas waktu senggang aja, gag yang sampai harus ninggalin kewajiban yang lain buat melaksanakan kewajiban yang ini. rasanya itu anugerah banget gw bisa baca Al Qur'an. yah walopun belum lancar2 banget tapi lama2 kalo gw terus menerus baca pasti juga fasih. iya kan Allah? :)

Sebelum tidur gw selalu punya ritual, gw selalu berucap syukur sama Allah atas nikmat yang gw dapet seharian, terutama atas nikmat Islam dan nikmatnya membaca Al Qur'an. itu subhanallah banget bangetlah. sekarang2 ini kadang gw suka mikir orang2 yang suka bilang sibuk bahkan sampai gag punya waktu buat mengaji barang 1 halaman aja, kenapa ya dengan orang2 itu? padahal lho kita sama, oleh Allah sama2 dikasih waktu 24 jam yang tiap jamnya bernilai 60 menit. lebih dari cukup kalo cuma baca Al Qur'an 1 halaman saja. gag sampai makan waktu 10 menitlah. ah sudahlah itu mah pilihan mereka, tergantung niatnya sih menurut gw. ada yang lebih milih waktu luang buat dihabiskan bermedsos ria, ada yang hobi ngobrol bahkan ada yang tidur pun dijadikan hobi. astaghfirullah... aku sering mikir apa orang yang hobi tidur itu gag mikir ya? gag sayang gitu waktu hidupnya cuma dipake buat tidur. kan nanti kalo mati semua dari kita juga bakalan tidur, fisiknya sih. kalau jiwanya tergantung amal dan perbuatan masing2. aku berdoa semoga Allah juga memberi hidayah kepada mereka yang masih sibuk mengejar dunia supaya mencintai Al Qur'an dan mengamalkannya. aamiin.

Katanya cinta Allah tapi perintahNya diabaikan
Katanya cinta Rasul tapi sunnahnya ditinggalkan
Jangan ngaku2 cinta kalo cuma di bibir saja!

Selasa, 25 November 2014

Bahagiamu adalah bahagiaku mama...

Selamat tanggal 25, tanggal yang lama dinanti tapi cepat sekali berlalu... tanggal yang membuat raut muka sumringah dan berbunga2. tanggal spesial buat para pekerja seperti kami ini hehe... semoga barokah aamiin :)

Mengawali hari dengan ngeblog, hehehe entah sampai kapan gw bakalan mencapai titik bosan buat nulis dan menumpahkan isi uneg2 gw lewat blog ini. yang jelas untuk saat ini gw masih ngerasa sangat fun sama dunia perblogan. gw gag harus kuatir sama komentar miring orang dan gag kepikiran bakal ganggu orang lain dengan tulisan gw ini.

Gag berasa udah hari Selasa menghitung hari buat pulang ke rumah hari Jum'at nanti. udah kangen berat sama mama dan keluarga. hihihi... gw ini emang anak mama banget, tapi justru gw teramat bangga karena gw sangat gag bisa berjauhan terlalu lama sama mama dan bapak. gw suka mikir jangan sampai gw gag turut serta dalam masa tua mereka so gw wajibin pulang ke rumah tiap 2 minggu sekali buat ketemu orangtua. apa sih yang lebih berharga di dunia ini dibandingkan orangtua?? jawabannya gag ada! senyum mereka ibarat oase yang senantiasa menyejukkan. dan doa2 mereka ibarat pembuka jalan buat kita. ah subhanallah sekali, bersyukurlah kita yang masih dikarunia orangtua. alhamdulillah :)

Tadi pagi pas buka FB gw terpaku pada satu artikel yang bikin gw gag bisa nahan tangis. apalagi sih kalo bukan cerita mengharukan tentang besarnya cinta seorang ibu terhadap anaknya. ibu emang makhluk paling spesial di dunia ini. ibu itu malaikat tak bersayap. ibu itu surga karena di dalam ridha ibu terdapat ridha Allah. gag bisa dilukiskan dengan kata2 pokoknya. bagaimana seorang ibu bisa dengan pandainya berbohong dan membuat dirinya sendiri terluka untuk kebahagiaan anak2nya. mulianya, semoga Allah senantiasa menganugerahi surga yang indah untuk para ibu di dunia ini. aamiin.

Malaikat itu bernama 'Ibu'
True banget, seorang ibu sanggup memelihara 10 orang anak, tapi 10 orang anak belum tentu dapat memelihara seorang ibu. semoga adek bisa selalu bahagiain mama ya, mama tegur adek kalo adek mulai bikin hati mama sesek :'(
Adek gag mau jadi anak durhaka karena bikin mama nangis, maafin kesalahan2 adek selama ini ya ma, adek janji adek bakalan bahagiain mama gimanapun caranya. hidup adek senantiasa atas ridha mama. aamiin :)
Doaku pagi ini, Allah kumohon jagalah mama, lindungilah malaikat dunia hamba. hamba titipkan kebahagiaan hamba padaMu ya Rabbku. anugerahilah beliau kesehatan selalu dan umur panjang nan barokah. aamiin. I love you much more more mama tersayang *hug*

Jumat, 21 November 2014

Sang Maha Sutradara

Selamat Jum'at Barokah Guys :)
Thanks Allah it's Friday.. walopun gw gag mudik ke kampung halaman, tetep aja Jum'at selalu menjadi hari yang dinanti karena besok udah weekend. alhamdulillah ya Allah :)

Allah, aku percaya sangat percaya pada segala ketentuanMu. bolehlah aku berencana tapi tetap Kaulah yang menentukan nantinya. rencanaku semula A ke B tapi jika Engkau berkehendak menjadi B ke A, aku yakin ada rencana yang sangat indah dan baik. ahh sungguh terima kasih banyak atas segala limpahan rahmatMu yang tak terhingga ini Rabb..

Kalo kata pepatah jodoh memanglah unik hehe kadang yang diharap2kan tak kunjung memberi kepastian, tapi yang baru ketemu bisa saja langsung mengajukan lamaran. ahh semoga suatu hari nanti, skenario indah itu terjadi padaku ya Allah. aamiin :)

Kamis, 20 November 2014

Kamis Barokah

Selamat hari Kamis guys, it means selamat menjalankan puasa sunnah Kamis, semoga berkah. aamiin. pagi ini terlibat obrolan singkat via bbm sama temen kosan gw. hehe tiba2 aja dia nanyain kapan (it means married) kata dia gw kayaknya udah kelihatan siap buat nikah. gw aamiin aja semoga jadi doa yang segera diijabah sama Allah. aamiin. jadi timbul pertanyaan ke diri gw sendiri, emang iya udah kelihatan gitu kesiapan gw buat melangkah lebih jauh dari fase hidup single menuju nikah. rasanya gw baru siap sebatas teori doank, sebatas baca buku2 tentang pernikahan sama dengerin curhatan orang sekitar. tapi penilaian orang terhadap kita seringkali mendekati benar. semoga saja ya Allah, aku bisa amanah jika memang sudah Kau tentukan waktunya nanti. aamiin.

Kamis itu salah satu hari spesial buat gw. puasa! yayy gw lagi semangat2nya puasa sunnah. semangat2nya nelatenin sunnah2 Rasul dari hal2 terkecil sampai hal2 yang sudah jamak diketahui dan dilakukan banyak orang. entah akhir2 ini kok rasanya beda, nikmat bangettt. rasanya tenang, pokoknya beda bangetlah sama kemarin2 yang masih ada sedikit rasa berat. jadi suka kangen sendiri kalo lagi gag puasa. subhanallah banget lah. pun sama sholat malem aka. tahajjud. rasanya nikmat banget akhir2 ini, bener2 ngangenin dan bikin nagih. jadi tiap hari tu yang dinanti2 ya sepertiga malem yang terakhir, waktu buat tahajjud. nikmatnya itu lho luar biasa, apalagi kalo nangis sehabis sholat rasanya ahhh tidak bisa diungkapkan dengan kata2. indah banget banget dan plong. Allah baik banget, alhamdulillah...Oiya setiap kali puasa gw selalu keinget sama sebuah hadits tentang pernikahan yang bunyinya begini:
Dari Ibnu Mas’ud, ia berkata : Rasulullah SAW  bersabda, “Hai para pemuda, barangsiapa diantara kamu yang sudah mampu menikah, maka nikahlah, karena sesungguhnya nikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih dapat menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena berpuasa itu baginya (menjadi) pengekang syahwat.
[HR. Jamaah]
InsyaAllah sudah mampu menikah hanya saja belum ketemu jodohnya jadi puasa menjadi solusi terbaik buat gw. hati dan jiwa jauh lebih tenang. subhanallah :)

Jujur banget dulu itu niat awal dari semua ikhtiar dan ibadah yang gw lakukan biar gw bisa jadi pribadi yang lebih baik dalam segi agama dan layak di hadapan Allah untuk disandingkan dengan jodoh gw yang gw idam2kan baik pula ilmu agamanya. karena gw cenderung terobsesi punya suami yang ngerti dan faham serta hidup berdasarkan tuntunan dan ajaran agama. jadi kalo boleh gw simpulin sendiri tujuannya biar Allah memberi jodoh yang juga baik agamanya. tapi makin kesini kayaknya gw mesti meralat niat gw, harus dan wajib gw ralat. niat gw sekarang memperdalam ilmu agama semata2 karena Allah karena gw pengen deket pengen jadi hamba yang 'manis' di hadapan Allah. itu aja... perkara jodoh gw percaya banget sama Allah, kalo kita udah deket sama Allah pasti Allah akan pilihkan yang terbaik menurutNya untuk kita. aamiin. dan setelah gw menyadari perubahan niat ini makanya makin kesini ibadah yang gw lakukan setiap saat rasanya luar biasa nikmat. semoga Allah senantiasa menjagaku dalam limpahan hidayahNya, agar aku bisa terus mengabdikan diri padaNya dan mensyukuri setiap nikmatNya. aamiin. alhamdulillah, terima kasih Allah :)

Selasa, 18 November 2014

Ketika...

Hari Selasa rasa Senin. efek cuti bener2 gw rasain. ini tu hari Selasa tapi kenapa rasanya kayak hari Senin. cuti sehari lumayan bikin nyesek, semua orang pada bilang nanggung banget sih cuti cuma sehari biasanya juga 2 hari. ahh ini kan cuti tanpa planning, udah mending dikasih cuti sama boss gw yang super baek hahahahaaa (lain kali lagi ya boss) :D

Cuti yang tak sengaja karena gw salah perhitungan, gw belom beli tiket balik ke Bandung padahal biasanya gw beli tiket PP jauh2 hari. giliran mau beli udah sold out. ahh ya sudah gw masih punya tabungan cuti mending gw ambil sajalah. gini ini rasanya masuk kerja kalo habis cuti, mata berkunang2 kebayang2 empuknya kasur kosan yang udah manggil2 dari tadi pagi. hikss.. apes semalem sebelahan sama bapak2 gendut yang makan tempat huaaaaa :'( gw cuma kebagian duduk seuprit udah gitu dipepet2 tanpa dosa kali itu bapak2. tangannya nyenggol2 gw sampe ke paha. astaghfirullah amit2 banget gw benci sama orang ringan tangan begitu walopun tanpa sadar. gw risih.. langsung keinget dosa T_T

Pas sepertiga malem gw bangun mau tahajjud udah pake mukena bapak2 itu juga tanpa dosa masih mepet2 gw. ya Allah ampuni bapak2 itu yang gag tenggang rasa padahal aku ingin bermesraan denganMu :( alhasil gw sholat dengan keadaan seadanya tapi untungnya gw masih bisa konsen dan masih ngrasa tenang di dalam sholat gw. sepertiga malem, waktu yang selalu gw tunggu2. entah gw mau dimana mau jungkir balik kek tapi itu jadi waktu terindah buat gw mengadu sama Allah. ohh Allah, kenapa aku ini selalu merindukanMu, selalu saja ingin bercengkerama denganMu. dalam waktu yang menjadi milik kita :(

Heran ya gw kalo di rumah gitu kagak punya waktu kagak sempet2nya sampai menggalau yang tiba2 aja jadi nangis sendiri. tapi kalo udah jauh dari rumah gini langsung berasa banget kesepian :'( kayaknya gw gag bisa lebih lama lagi bertahan dengan situasi seperti ini. Allah apa ini pertanda bahwa Engkau akan segera mempertemukan aku dengan jodoh pilihanMu? ohh Allah, aku pasrah asal Engkau jangan sampai jauh dariku, aku pasrah kapanpun Engkau akan mempertemukan kami. aku tak ingin lagi memaksaMu dengan segala kehendak dan kuasaMu. aku tak ingin lagi mencemaskan sesuatu yang benar2 menjadi hak prerogatifMu. doa dan ikhtiar ini aku benar2 ikhlas untuk mendekatkan diriku padaMu Allah, menjadi hambaMu yang 'manis'. semoga waktu itu adalah waktu yang menurutMu terbaik, jalan terbaik dan Engkau ridha di dalamnya. yang pasti jangan pernah Engkau biarkan aku sampai tergoda dan melanggar laranganMu, jangan sampai aku melangkah ke jalan yang tak Kau ridhai jalan dosa yang pasti akan aku sesali nantinya. tegur aku dan ingatkan aku ya Allah.

Allah, Engkau pasti tau kalo aku benar2 tidak ingin terjebak dalam perasaan yang mengharap kepada seseorang, cukuplah harapan ini aku gantungkan kepadaMu saja. agar Engkau yang menentukan kemana harapan ini akan berlabuh nantinya. Allah, aku tidak ingin pacaran, aku tidak ingin menodai cintaku padaMu dan membuatMu murka dan cemburu. sungguh aku tidak ingin... aku ingin jika nanti kau jodohkan aku dengan seorang lelaki terbaikMu, aku akan belajar mencintainya setelah dia halalkan aku baginya dengan akad nikah. aku hanya ingin mencintai laki2 yang telah halal bagiku, seperti yang Engkau perintahkan ya Allah. jadi kumohon bantulah aku menjaga perasaan ini ya Rabb. seperti kata2 manis yang kudapat dari sebuah buku yang kemarin kubaca, begini:
“Lebih penting mencintai yang dinikahi daripada menikahi yang dicintai”
[Pengantin Al-Quran: Kalung Permata buat Anak-Anakku
by M. Quraish Shihab]

Allah, nanti malam Inshaa Allah sudah malam yang ke 25, mantapkan dan kuatkan tekad hati ini, berilah aku kesiapan untuk menerima segala ketentuanMu nanti. tenangkan batin ini, damaikan jiwa ini bersamaMu. bimbinglah aku agar senantiasa istiqomah di jalanMu. ajarilah aku ilmu ikhlas dan sabar dalam penantian panjang ini. semoga penantian ini tidaklah menjadi sia2 denganku semakin dekat denganMu. semoga Engkau memberiku jodoh terbaik pilihanMu, yang baik agama dan akhlaknya. yang penyayang penyabar dan bertanggung jawab. yang mampu menjadi imam dan pemimpin dalam keluarga. asal Engkau ridha ya Rabb ya Rahman ya Rahim. terimakasih atas segala limpahan rahmatMu ya Rabb. aamiin.
Rabbi laa tadzarni fardan.. Tuhanku, jangan biarkan aku sendiri..

Jumat, 14 November 2014

Allah jaga selalu hatiku

Dear Allah, ya Rahman ya Rahim... Allah akhir2 ini pikiranku sedikit kacau, mulai meracau membayangkan mengharapkan secara berlebihan sesuatu yang bukan hakku bukan kuasaku untuk mewujudkannya. mungkin inilah yang disebut zina pikiran. ampuni aku Allah. kumohon penuhilah otak dan pikiranku hanya untuk memikirkan Engkau saja, cukup Engkau.

Allah, aku cukup tau kapasitas diri ini. segala usaha dan doa sudah kutunaikan walaupun pasti masih banyak sekali kekurangan. dalam kepasrahan ini, aku hanya berani berharap pada kuasaMu. kuserahkan sepenuhnya kepadaMu. jangan biarkan aku tergoda, hanya karena menganggap dan membenarkan yang biasa orang2 lakukan sebagai suatu kebenaran semu padahal di hadapanMu merupakan dosa. dan bimbinglah aku untuk membiasakan yang memang benar di hadapanMu agar aku mampu menggapai jalan ridhaMu Allah.

Allah sungguh aku ini merasa sangat nyaman ketika berada di dekatMu. mungkin aku saja yang seringkali ke'GR'an tapi rasa damai ini tak akan mampu kudapat dari selainMu. terima kasih Allah, my Lord, Ar-Rahman, Dzat yang tiada duanya, Dzat yang maha segalanya. terima kasih banyak atas segala limpahan rahmatMu.

Allah, kemarin sore aku baca buku yang sudah kubeli hampir setahun yang lalu tepatnya tanggal 3 Desember 2013. buku yang berjudul "Tuhan, Maaf, Kami Sedang Sibuk" karya Ahmad Rifa'i Rif'an ini bener2 jleb. merupakan rahmatMu karena aku memiliki buku ini, buka yang benar2 membuka mata dan mampu membuatku sulit menghentikan tangis ketika membaca bab demi bab. ahh bener2 buku yang sangat menginspirasi sekali. pasti ada rencana baikMu kenapa baru sekarang aku tergerak untuk membacanya dengan penuh antusias. itu semua karena Engkau Allah, agar hanya Engkau yang ada di otak dan pikiranku. agar aku ini tak jadi hamba yang merugi karena memikirkan yang tidak seharusnya kupikirkan. agar aku tak terlena oleh godaan duniawi yang bukan merupakan ranahku.

Allah, seringkali aku merasa dunia ini begitu penting dan menyibukkan diri dengannya sehingga melalaikan dari mengingatMu. sungguh bukan maksudku untuk menduakanMu, mohon jangan cemburu ya Allah. karena tak sedetikpun aku lalai dari menyebut namaMu dan berdoa kepadaMu walaupun hanya dalam hati. percayalah Allah, Engkau yang maha mengetahui.

Allah, hehe maaf ya kalo aku ini masih seringkali banyak alasan untuk melanggar perintahMu. aku ini emang masih nakal kok makanya aku sering banget merayuMu, minta dipeluk minta Engkau selalu hadir menemani. karena aku takut hilang dan lepas kendali kalo sejengkal saja Engkau menjauhi karena kenakalanku ini. Allah dilubuk hatiku terdalam, aku selalu saja tau dan sadar kalo aku ini salah, hanya saja entahlah aku juga bingung kenapa masih melakukannya padahal sudah tau salah. aku sering menyebutnya sebagai hal yang manusiawi karena tak terlepas dari kodratku sebagai manusia biasa yang masih belajar dan terus belajar. jadi Allah, kumohon jangan bosan2 mengingatkanku ya... :)

Allah, Engkau tau kan betapa kerasnya diri ini jika sudah menyangkut urusan agama. seakan tidak bisa lagi aku berkompromi dengan apapun. mungkin buat sebagian orang lantunan suara adzan itu tidak lebih dari penanda telah masuk waktu sholat, tapi buatku itu adalah panggilan ajakan dariMu untuk mengingat dan menghadapMu jadi entah apapun yang terjadi di kantor langsung saja aku ambil air wudhu lalu bergegas ke masjid. dan mungkin ini yang lebih aneh lagi, setelah sholat dzuhur berjamaah di masjid biasanya aku langsung duduk manis di bangku kerja lalu mengaji. ya buat sebagian orang disini pasti aneh dan kurang kerjaan banget kenapa aku mengaji di kantor padahal di kosan juga bisa. aku tak pernah peduli apa pendapat mereka, aku hanya seringkali merasa sayang kalo waktu yang begitu berharga selepas sholat wajib tak kugunakan untuk melantunkan ayat2 cintaMu.

Mungkin buat sebagian orang yang sudah mengenalku, aku ini nampak berlebihan ketika membahas agama dan segala yang berkaitan denganMu. tapi itulah prinsipku. aku tak peduli apa kata orang asal Engkau ridha dengan jalan ini, aku akan menjalaninya dengan ikhlas. kumohon teruslah tuntun aku agar senantiasa istiqomah di jalan yang Engkau ridhai Allah. mudahkanlah jalanku ini dan berilah aku petunjukMu. terima kasih banyak Allah, alhamdulillah.

Kamis, 13 November 2014

Arti tangisan

Menangis... seringkali kita identikan dengan kesedihan. gw adalah salah satu dari banyaknya populasi manusia di dunia ini yang juga gampang sekali meneteskan air mata alias nangis. tapi jangan salah, menurut gw nangis itu gag selalu karena sedih. banyak hal yang bisa membuat gw tiba2 aja nangis.

Suatu ketika pas gw nonton acara tv dan ada yang membuat gw ngrasa iba pasti gw nangis, pas baca buku tiba2 gw nemuin suatu makna dalam kandungan ceritanya gw nangis, pas denger adzan atau orang baca Al Qur'an gw juga bisa nangis. so pandangan orang kalo nangis itu means sedih, gw amat sangat gag setuju sekali. nangis itu anugerah kalo menurut gw, contohnya misal kita sedang jenuh terus nangis rasanya pasti plong lega serasa beban berton2 lenyap. pas lagi berdoa dan nangis sejadi2nya itu juga nikmat banget. stop lah menggunakan istilah menangis untuk penggambaran kesedihan.

Nangis karena bahagia juga banyak, gw sendiri sering banget ngalamin. kalo tangis bahagia itu menurut gw lebih kepada rasa syukur. sampai2 kita gag bisa nahan air mata yang tiba2 aja menggenang. salah satu kelemahan gw yang ngebuat gw gampang banget nangis itu kalo udah bersinggungan dengan orangtua terutama Ibu, noh pasti gw gampang banget mewek. kesimpulan gw menangis itu juga indah mesti lebih indah jika kita tersenyum menghadapi suka duka kehidupan dunia. karena tidak semua hal mampu membuat kita selalu tersenyum, maka sesekali kita menangis mampu membuat hidup kita lebih berwarna. banyak2lah menangis karena Allah karena Allah akan membalasnya dengan kebahagiaan di akhirat nanti :)

Perbedaan blog cowok dan cewek

Hehehe hari ini hari merdeka soalnya bos2 besar di kantor pada dines luar semua, so gw punya banyak waktu luang buat mengeksplorasi imaginasi gw. tiba2 aja gw kepikiran isi blog dilihat dari gender si empunya blog. bahasa sederhananya perbedaan isi blog cowok sama cewek :D

Menurut pengamatan singkat gw hahaha bahasa lebay tapi masuk akal lah soalnya gw habis baca2 blog orang mengintip satu cerita demi cerita yang lain. terus gw nemu kesimpulan kalo blog cowok itu cenderung lebih rasional gag melulu curhat masalah pribadi. yah walopun satu dua masih ada cerita pribadinya tapi bisa dibilang cuma selipan dan gag semendramatisir kayak isi blog cewek hehehehe (wah gw ngrasa neh) :D

Blog cewek (gw salah satunya) isinya gag jauh2 dari curhat masalah pribadi, entah kisah percintaan, pertemanan, hobi, kecantikan dan semua yang berbau cewek lah. tapi disinilah yang seru. blog cowok maupun blog cewek saling melengkapi dan bisa meredakan kejenuhan, merelaksasi pikiran, membagikan pengalaman. ahhh senangnya bisa berpartisapi dalam dunia perblogan ini. semoga bermanfaat :)

Rabu, 12 November 2014

Happy Father's Day

Rabu, 12 November 2014 di Indonesia diperingati sebagai Hari Ayah. untuk Bapak tersayang, bukan hanya karena hari ini adalah harinya para ayah saja tapi setiap hari aku ingin selalu bilang putri kecilmu ini sangat menyayangimu. Selamat Hari Ayah untuk Bapak, sehat selalu dan semoga Allah selalu menjaga melindungi dan menganugerahi umur panjang nan berkah ya Bapak. aamiin. I Love You so much much more...

Bapak, my hero... the only man that I loved

Jumat, 07 November 2014

Akhirnya berlalu juga

Alhamdulillah... puji syukur atas segala limpahan nikmatMu ya Rabb :)
Lega banget hari ini habis ujian hehe... akhirnya satu beban pikiran yang gw bawa selama hampir 2 bulan ini berakhir sudah. acara tes alias ujian untuk karyawan di kantor gw kerja kelaaarrr... legaaa nanti malem bisa tidur cantik lagi hehehehe...

Ahh gw masih shock sama kejadian kemarin, gag tau nemu ilham darimana jadi ceritanya gw iseng coba curhat sama dating coach yang gw nemu kontak dia dari situs portal berita online. hahaha namanya kemarin pikiran lagi kacau dan butuh pencerahan yaaa gw gag mikir panjang gw ketak ketik email yang akhirnya gw kirim pun sama dia juga dibales. ahh girang kan ya gw secara gw dapet respon semoga bisa nemu pencerahan. udah tuh gw bales lagi tapi kagak dibales. ahh ya sudahlah...

Pas malemnya alias semalem gw dapet email dari redaksi portal berita online itu kalo curhatan gw dimuat disitus itu. ahh gilaaaaakkk gw shock abis, niatan pengen dapet pencerahan secara privat malah jadi konsumsi publik. udah tuh gw lemes bingung gag tw musti gimana. akhirnya gw tinggal tidur ajalah toh juga dimuatnya pake inisial aja gag nyebutin nama gw. sapa tau yang punya masalah begitu gag cuma gw, banyak yang senasib dan menginspirasi hehehe semoga bermanfaat :)

Dear Allah, aku mau curhat

Entahlah.... pikiranku akhir2 ini kacau lagi, gag jernih2 perasaan. Allah apa yang harus aku lakukan? sebagai manusia biasa maafkan hambaMu ini yang seringkali masih mengatakan kata 'lelah' pada hidup. ampuni aku, Allah :'(

Allah, aku bener2 ingin fokus pada hidupku pada masa depanku tapi kenapa lingkungan ini serasa begitu asing bagiku. sungguh Allah aku ngeri, bukan takut. selalu saja aku merasa kesepian di tengah keramaian. harus selalu tersenyum ceria tertawa bercanda pada orang dan lingkungan sekitar padahal jauh di dalam hati ini rasanya hambar tanpa rasa apapun. hidup seperti robot. hanya satu yang mampu membuatku melupakan ini sejenak, setiap aku menangis dalam sholatku dalam setiap doa yang kupanjatkan kepadaMu. aku rela menghabiskan seluruh persediaan air mataku ini di depanMu. cukup di hadapanMu saja.

Allah, kumohon ajarilah aku ilmu ikhlas dan sabar. jadikan keduanya perhiasan akhlakku. bimbinglah aku agar mampu mengikhlaskan semua yang aku rasakan yang membebani hati dan fikirku ini. yang kubutuhkan saat ini hanyalah ketenangan dan kedamaian oh Allah. jadikan aku sebagai hambaMu yang pandai bersyukur, Allah... di setiap menjelang tidurku adalah waktu yang selalu kunantikan karena saat itulah aku dapat menjalin keintiman denganMu. moment dimana aku dapat meluapkan segala uneg2 dalam benakku. semuanya... Allah, kumohon cukupkanlah kegelisahanku ini, jadikan aku manusia berharga karena rasa syukur yang senantiasa kupanjatkan kepadaMu.

Allah, hidupku ini tidaklah berarti tanpaMu, tanpa petunjukMu. aku ingin senantiasa memenuhi otak dan pikiranku ini denganMu, hanya Engkau saja. agar aku dapat berjalan lurus. Allah ampuni aku yang masih sering mengeluh ini, ampuni aku Allah... aku takut jadi kufur terhadap segala nikmatMu, benar2 takut :(

Allah, terimakasih ya telah memberiku kemampuan membaca Al Qur'an. walaupun belum selancar dan semerdu para ahli kitab tapi setiap kali membacanya membuatku begitu bersyukur karena aku mampu membacanya. terimakasih banyak Allah-ku... bimbinglah aku agar mampu dan senantiasa istiqomah di jalanMu. entah apapun yang akan terjadi dengan lingkungan dan dunia ini, asal ada Engkau bersamaku, aku pasti mampu menjalaninya. hidup ini hanyalah sementara dan tidak akan ada yang sia2 dari setiap usaha untuk menjadi makhlukMu yang lebih baik lagi. aamiin. terimakasih Allah.

Selasa, 28 Oktober 2014

28 Oktober, Hari Sumpah Pemuda

Salam Sumpah Pemuda, satu tanah air, bangsa dan bahasa Indonesia

Guys hari ini tepat tanggal 28 Oktober adalah hari yang diperingati oleh segenap bangsa Indonesia sebagai Hari Sumpah Pemuda. Hayooo masih hapal gag bunyi ikrarnya??? kalo lupa berati kita sama heheheheee gw juga kagak hapal. tapi ini gw mau ngerepost bunyi ikrar Sumpah Pemuda yang menjadi salah satu tonggak sejarah bangsa.

Sumpah Pemuda
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Senin, 27 Oktober 2014

Saat yang tepat!

Hari ini 27 Oktober 2014, gw mau ngucapin Selamat Hari Blogger Nasional... Salam hangat para blogger :)

Sebagai blogger pemula gw ngrasa seneng karena bisa ikut meramaikan dunia per-blog-an. Dulunya sih gw gag gitu interest sama dunia ginian belum tau manfaatnya buat diri gw. Pas awal gw punya blog juga cukup lama gw biarin kosong mlompong tanpa tulisan barang sekalimatpun karena gw bingung mau nulis apaan. Tapi semua itu berubah, beban pikiran (duhh kata kiasannya lebay banget yakk haha) yang gw rasain akhir2 ini cukup ngebuat gw berubah pikiran. Gw butuh wadah buat jadi temen sharing tapi gag ribet dan ngrepotin. Akhirnya gw putusin gw mau nulis, gw mau ngisi blog ini dengan tulisan ala gw.

Kayaknya ini emang jadi moment paling tepat banget buat gw punya blog, disaat semangat dan ide2 nulis gw membuncah gw serasa punya tempat buat menuangkan semuanya heheheee (rasa bahasa agak lebay :D). intinya gw punya tempat (sampah) buat berbagi :D

Asiknya punya blog tuh sejauh yang gw rasain sampai detik ini, kita bisa dengan bebas menuangkan ide2 yang ada di pikiran kita, berbagi cerita, ngisi waktu luang dengan lebih bermanfaat, pokoknya banyak lah. Coba gw punya blog dari dulu yakk pasti tulisan gw udah bisa dijadiin buku atau cerpen yang tebel hahahaha...

Menanti kado cinta dari Allah

Dear Allah...

Allah, Kaulah yang Maha segalanya
Engkaulah Maha Sutradara
Engkau yang lebih mengetahui
Sedangkan aku tidaklah mengetahui
Engkau rencanakan segalanya
Engkau memberi segalanya

Allah, mungkin besok, lusa atau entah kapan
Diri ini selalu yakin padaMu
'dia' yang disana juga sedang menantiku
Dalam penantian yang indah
Demi bisa bertemu denganku
Dalam waktu yang Engkau ridha didalamnya

Allah, yakinkanlah aku dalam naik turunnya iman ini
Ada Engkau yang selalu dekat bersamaku
Ada Engkau yang selalu membelaiku dalam setiap sujudku
Ada Engkau yang selalu mengusak air mata dipipiku
Ada Engkau yang tak pernah bosan mendengarkan keluh kesahku
Ada Engkau yang tak pernah meninggalkanku sedetikpun

Allah, dalam rapuhnya diri ini
Kumohon padaMu ajarilah aku ilmu ikhlas
Ajarilah aku ilmu sabar dan pasrah
Atas segala kehendak yang Engkau kehendaki terjadi padaku

Allah, tahukah Engkau apa yang paling aku takuti?
Pasti Engkau lebih tahu...
Aku selalu takut jika Engkau menjauhiku
Aku selalu takut kesibukan duniawiku akan melalaikanku dari mengingatMu
Mungkin aku ini lebay, tapi apalah dayaku
Aku ini hanya salah satu hamba yang manja terhadapMu
Yang selalu merengek menangis atas masalah kecil yang kualami

Allah, aku sangatlah tahu kenapa aku selalu ada pada titik ini
Engkau juga pasti lebih tahu
Harapanku akan dunia yang terlampau tinggi
Seringkali menjatuhkanku mendepakku dari jurang yang tinggi
Yang membuatku harus meniti batu terjal untuk sampai awal lagi

Allah, aku juga tahu jika semua harapan itu aku gantungkan hanya kepadaMu
Pastilah hidupku ini lebih tenang dan damai
Karena Engkaulah sebaik-baik tempat menggantungkan setinggi-tinggi harapan
Tapi apalah dayaku, aku ini manusia biasa yang masih suka nakal
Suka membangkang, melanggar yang Engkau larang
Tidak mematuhi perintahMu

Allah, bimbinglah aku tuntunlah aku berilah aku petunjuk
Agar aku senantiasa istiqomah di jalanMu
Selalu menjadikanMu prioritas terbesar hidupku
Allah aku mencintaimu.... teramat cinta....

Allah, jika Engkau tumbuhkan untukku cinta terhadap manusia di dunia ini
Kumohon jatuh cintakan aku pada 'dia' yang juga teramat cinta kepadaMu
'dia' yang akan menumbuhkan cinta yang lebih besar lagi terhadapMu
'dia' yang Engkau simpan rapat-rapat itu
Kumohon jangan lama-lama lagi ya Allah
Aku kangen ingin bertemu.....

Allah, terima kasih atas segala karuniaMu
Atas setiap hembusan nafas yang masih Engkau izinkan untukku menikmatinya
Atas indahnya mentari pagi yang masih bisa aku pandangi setiap hari
Atas nikmat Islam yang Engkau anugerahkan kepadaku
Terima kasih Allah.....

Jumat, 24 Oktober 2014

Malaikat itu bernama Ibu

Pagi ma, aku kangen pengen pulang tapi belum waktunya. tunggu minggu depan, yang sabar ya ma... putri kecilmu ini juga udah kangen banget pengen peluk cium mama di rumah :)

Meskipun udah 2 tahun lebih, hampir 3 tahun longdistance sama mama dan bapak tapi tetep aja gw ini secara fitrah adalah anak mama yang gag pernah jauh dari ortu seumur2 sebelum gw merantau ke kota seberang. awal mula gw di sini (Bandung) jujur gw kelabakan super duper. yah mau gimana gw kan kalo dirumah mau apa tinggal minta udah ada, nah disini gw secara resmi jadi anak kosan yang apa2 serba harus usaha sendiri. mau makan musti keluar beli, mau beli ini itu mikir dulu. yahh intinya belajar mandiri!

Dulu pas masih dirumah, gw tuh gag gitu faham kalo ternyata gw itu segitu butuh dan sayang serta bergantung betul sama yang namanya ortu. hwaaaa... maafin aku ya ma, dulu sering banget jahat terus suka marah2 gag jelas dirumah. aku nyesel ma senyesel2nya :(

Kalo bisa muter waktu gw pengen banget kembali ke masa itu, masa2 gw masih tinggal dirumah... gw mau jadi anak manis buat mama sama bapak :'(
Tapi pas gw baca2 gw nemu ini ne yang serasa jadi oase, ternyata semua yang gw lalui ini emang udah takdir terbaik dari Allah, gw jadi semakin sayang dan cinta sama mama bapak alhamdulillah :)

Ulama menganjurkan untuk merantau, lebih dewasa dan berpengalaman hidup
Memang benar perkataan orang tua dahulu, hendaknya kita merantau supaya kita tahu makna penting keluarga, ketika jauh dari keluarga maka kita tahu betapa mereka sangat menyayangi kita dan kita juga menyayangi mereka terutama orang tua kita. Dengan merantau kita juga  tahu bagaimana adab dan sopan-santun dengan sesama teman dan masyarakat. Dahulunya orang tua kita yang berurusan dengan masyarakat, sekarang kita yang berurusan langsung dengan mereka.
Demikian juga para ulama, mereka menganjurkan agar seseorang merantau, keluar dari kampung dan negerinya. Lebih-lebih untuk menuntut ilmu dan mencari pengalaman hidup.
Iman Syafi’i rahimahullah berkata,
إِنِّي رَأَيْتُ وُقُوْفَ المَاءَ يُفْسِدُهُ                             إِنْ سَاحَ طَابَ وَإنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ
Merantaulah…
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan…
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, akan keruh menggenang…


Merantau emang membuat kita berjarak dengan orang2 yang kita sayangi tapi dari jarak itu pula kita jadi faham betapa rasa sayang kita ternyata begitu besar dan menjadikan waktu begitu sangat berharga bersama mereka. so gw kalo lagi dirumah gitu paling males kalo musti keluar  rumah karena tujuan gw pulang ke rumah ya cuma satu kumpul sama keluarga, manfaatin waktu 2 hari yang amat sangat berharga. entah cuma gulang guling gag jelas ngobrol bareng, yang jelas intinya gw dirumah ketemu keluarga, mama bapak ponakan kakak2. itu rasanya udah subhanallah banget banget :)

Mama... buat gw dia itu malaikat, tau gw gag nemu kata yang pas selain kata itu. mama orangnya sabar sesabar2nya, ahh pokoknya luar biasa wonder woman sulit dilukiskan dengan kata2. kalo bisa gw umpamain, mama itu setengah dari hidup gw, pokoknya gw udah janji sama diri gw sendiri gw mau bahagiain mama gimanapun caranya. gw gag mau ngelihat malaikat gw sedih gegara gw. inget ya guys ridha orangtua terutama ibu adalah ridha Allah jadi sebisa mungkin untuk kebaikan dan selagi gag melanggar ajaran agama, jangan pernah menyakiti hati ibu, surga kita :)

Gw mau share lirik lagu yang seringkali bikin gw nangis kalo dengernya...
Bunda By Melly Goeslaw

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku

Sama lagu ini ne...
Cinta untuk Mama By Kenny

Apa yang kuberikan untuk mama
Untuk mama tersayang
Tak kumiliki sesuatu berharga
Untuk mama tercinta
Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama
Walau tak dapat selalu ku ungkapkan
Kata cintaku 'tuk mama
Namun dengarlah hatiku berkata
Sungguh kusayang padamu mama
Oh.................
Lagu cintaku untuk mama...

Guys selagi orangtua kita masih ada, yukk kita ungkapkan sayang kita yang teramat untuk mereka khususnya mama. jangan cuma bisa sayang2an sama pacar tapi sama ortu gag pernah. nanti nyesel lohh :)

Kamis, 23 Oktober 2014

Sok religius? No, It's my duty!

Berhubung mood nulis gw sedang membuncah so gw putusin nulis lagi lah buat ngisi waktu biar gag bete2 amat :D

Tau yakk mau mulai dari mana, gw rasa masalah agama sensitif banget tapi berhubung gw mau bahas diri sendiri so gw pikir gag masalah, gw juga gag keberatan kok. jadi gini gw itu dulunya ya walopun juga lempeng2 aja anak baik2 tapi tetep bedalah sama sekarang. kalo sekarang ibadah itu udah lebih berasa maknanya kalo dulu masih sekedar melaksanakan kewajiban. gitu doang.

Makin kesini gw ngrasa gw butuh deket sama Allah apalagi banyak banget harapan gw yang belum terealisasi salah satunya jodoh. gw baca2 buku tuh banyak banget dikamar kosan gw sampai bejibun (ahh lebay gw ini :D) tentang memantaskan diri memperbaiki diri sambil menanti jodoh. nah dari situ gw mulai ngrasa punya interest lebih dan lebih buat jadi orang yang punya kualitas diri yang baik lebih2 dalam hal agama. dari larangan pacaran, kenapa dalam Islam kita gag boleh pacaran. sampai2 gw jadi pengikut setianya Ustadz Felix Siauw habis bukunya itu lho ngena bangettt "Udah Putusin Aja!". tapi bener juga sih pacaran apalagi jaman sekarang kan banyak mudharatnya daripada manfaatnya, meningkatkan tingkat kegalauan heheheee... udah ahh gw gag mau bahas yang ini, ilmu gw belum nyampe. yang jelas gw pegang betul2 tuh ayat yang merupakan janji Allah dalam QS. An Nur: 26 tentang jodoh:
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)..."

Dari situ gw dapet kesimpulan kalo jodoh itu merupakan cerminan diri kita jadi kayaknya gag masuk akal banget gw ngarep jodoh yang sholeh tapi gw sendiri jauh dari kata muslimah yang sholehah. gw mulai tuh dari bulan ramadhan 2 tahun yang lalu, sholat malem (tahajjud), awalnya sih males2 berat gitu tapi lama2 jadi terbiasa dan sekarang alhamdulillah lebih nikmat. bangun tidur udah gag seberat dulu subhanallah :)

Nah setelah tahajjud udah jadi habit gw mikir lagi ibadah apa ya yang sekiranya musti gw tingkatin dalam rangka biar Allah kasih jodoh yang sepadan (aka. sholeh). terus gw inget, nah ini ne yang awalnya super duper (maaf ya Allah, ampuni hamba) males dan lebih berat daripada bangun malem buat tahajjud soalnya bacaan Al Qur'an gw ancur bukan main gegara gw udah lama banget gag pernah buka apalagi baca, kalo pegang kadang2 masih. awalnya gw baca tuh satu halaman bisa kali sampai 15 menit lamanya saking terbata2nya. tapi gapapa gw paksain tuh, akhirnya lama2 makin nambah2 dan alhamdulillah semakin lancar. gw baca2 hadits gw nemuin hadits ini:
"Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an maka mereka bersama para duta (Malaikat) yang mulia lagi terpuji. Adapun orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan sulit membacanya, maka baginya dua pahala.” (Hadits shahih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 1898)

Alhamdulillah banget kan terbata2 aja masih dapet pahala apalagi kalo udah semakin lama dan jadi habit. Subhanallah :)
Sampai detik ini gw jadi lebih rajin baca Al Qur'an bahkan di kantor pun habis sholat Dzuhur selalu gw usahain baca walopun cuma beberapa halaman. gw bayangin tuh nanti kalo gw udah nikah terus gw tadarusan bareng suami. sweet banget kan yakk :D
Makin kesini ibadah itu rasanya semakin nikmat apalagi mulai merambah dunia per-sunnah-an, gw mulai cari2 tuh hadits sehari2 buat gw aplikasikan. sampai gw nemuin kesimpulan kalo melaksanakan sunnah Rasul itu selain dapet pahala juga dapet manfaat buat kesehatan tubuh kita. soalnya gw baca2 penelitian ilmiahnya beneran tuh setiap sunnah Rasul itu bisa dibuktikan manfaatnya melalui penelitian ilmiah. mulai dari puasa sunnah senin-kamis, ayyamul bidh, dan masih banyak lagi sampai mandi di waktu subuh, minum dan makan sambil duduk dan masih buanyakkk bangettt lagi. yeayy alhamdulillah banget kan bisa dapet 2 manfaat hanya dengan melaksanakan sunnah Rasul :)

So nunggu apalagi guys mari hayuuukkk kita memperbaiki diri membentuk kualitas diri menjadi lebih baik, Allah ridha semakin dekat dengan Allah dapet jodoh yang sepadan aamiin.