Cuti yang tak sengaja karena gw salah perhitungan, gw belom beli tiket balik ke Bandung padahal biasanya gw beli tiket PP jauh2 hari. giliran mau beli udah sold out. ahh ya sudah gw masih punya tabungan cuti mending gw ambil sajalah. gini ini rasanya masuk kerja kalo habis cuti, mata berkunang2 kebayang2 empuknya kasur kosan yang udah manggil2 dari tadi pagi. hikss.. apes semalem sebelahan sama bapak2 gendut yang makan tempat huaaaaa :'( gw cuma kebagian duduk seuprit udah gitu dipepet2 tanpa dosa kali itu bapak2. tangannya nyenggol2 gw sampe ke paha. astaghfirullah amit2 banget gw benci sama orang ringan tangan begitu walopun tanpa sadar. gw risih.. langsung keinget dosa T_T
Pas sepertiga malem gw bangun mau tahajjud udah pake mukena bapak2 itu juga tanpa dosa masih mepet2 gw. ya Allah ampuni bapak2 itu yang gag tenggang rasa padahal aku ingin bermesraan denganMu :( alhasil gw sholat dengan keadaan seadanya tapi untungnya gw masih bisa konsen dan masih ngrasa tenang di dalam sholat gw. sepertiga malem, waktu yang selalu gw tunggu2. entah gw mau dimana mau jungkir balik kek tapi itu jadi waktu terindah buat gw mengadu sama Allah. ohh Allah, kenapa aku ini selalu merindukanMu, selalu saja ingin bercengkerama denganMu. dalam waktu yang menjadi milik kita :(
Heran ya gw kalo di rumah gitu kagak punya waktu kagak sempet2nya sampai menggalau yang tiba2 aja jadi nangis sendiri. tapi kalo udah jauh dari rumah gini langsung berasa banget kesepian :'( kayaknya gw gag bisa lebih lama lagi bertahan dengan situasi seperti ini. Allah apa ini pertanda bahwa Engkau akan segera mempertemukan aku dengan jodoh pilihanMu? ohh Allah, aku pasrah asal Engkau jangan sampai jauh dariku, aku pasrah kapanpun Engkau akan mempertemukan kami. aku tak ingin lagi memaksaMu dengan segala kehendak dan kuasaMu. aku tak ingin lagi mencemaskan sesuatu yang benar2 menjadi hak prerogatifMu. doa dan ikhtiar ini aku benar2 ikhlas untuk mendekatkan diriku padaMu Allah, menjadi hambaMu yang 'manis'. semoga waktu itu adalah waktu yang menurutMu terbaik, jalan terbaik dan Engkau ridha di dalamnya. yang pasti jangan pernah Engkau biarkan aku sampai tergoda dan melanggar laranganMu, jangan sampai aku melangkah ke jalan yang tak Kau ridhai jalan dosa yang pasti akan aku sesali nantinya. tegur aku dan ingatkan aku ya Allah.
Allah, Engkau pasti tau kalo aku benar2 tidak ingin terjebak dalam perasaan yang mengharap kepada seseorang, cukuplah harapan ini aku gantungkan kepadaMu saja. agar Engkau yang menentukan kemana harapan ini akan berlabuh nantinya. Allah, aku tidak ingin pacaran, aku tidak ingin menodai cintaku padaMu dan membuatMu murka dan cemburu. sungguh aku tidak ingin... aku ingin jika nanti kau jodohkan aku dengan seorang lelaki terbaikMu, aku akan belajar mencintainya setelah dia halalkan aku baginya dengan akad nikah. aku hanya ingin mencintai laki2 yang telah halal bagiku, seperti yang Engkau perintahkan ya Allah. jadi kumohon bantulah aku menjaga perasaan ini ya Rabb. seperti kata2 manis yang kudapat dari sebuah buku yang kemarin kubaca, begini:
“Lebih penting mencintai yang dinikahi daripada menikahi yang dicintai”
[Pengantin Al-Quran: Kalung Permata buat Anak-Anakku
by M. Quraish Shihab]
Allah, nanti malam Inshaa Allah sudah malam yang ke 25, mantapkan dan kuatkan tekad hati ini, berilah aku kesiapan untuk menerima segala ketentuanMu nanti. tenangkan batin ini, damaikan jiwa ini bersamaMu. bimbinglah aku agar senantiasa istiqomah di jalanMu. ajarilah aku ilmu ikhlas dan sabar dalam penantian panjang ini. semoga penantian ini tidaklah menjadi sia2 denganku semakin dekat denganMu. semoga Engkau memberiku jodoh terbaik pilihanMu, yang baik agama dan akhlaknya. yang penyayang penyabar dan bertanggung jawab. yang mampu menjadi imam dan pemimpin dalam keluarga. asal Engkau ridha ya Rabb ya Rahman ya Rahim. terimakasih atas segala limpahan rahmatMu ya Rabb. aamiin.
Rabbi laa tadzarni fardan.. Tuhanku, jangan biarkan aku sendiri..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar