Jumat, 14 November 2014

Allah jaga selalu hatiku

Dear Allah, ya Rahman ya Rahim... Allah akhir2 ini pikiranku sedikit kacau, mulai meracau membayangkan mengharapkan secara berlebihan sesuatu yang bukan hakku bukan kuasaku untuk mewujudkannya. mungkin inilah yang disebut zina pikiran. ampuni aku Allah. kumohon penuhilah otak dan pikiranku hanya untuk memikirkan Engkau saja, cukup Engkau.

Allah, aku cukup tau kapasitas diri ini. segala usaha dan doa sudah kutunaikan walaupun pasti masih banyak sekali kekurangan. dalam kepasrahan ini, aku hanya berani berharap pada kuasaMu. kuserahkan sepenuhnya kepadaMu. jangan biarkan aku tergoda, hanya karena menganggap dan membenarkan yang biasa orang2 lakukan sebagai suatu kebenaran semu padahal di hadapanMu merupakan dosa. dan bimbinglah aku untuk membiasakan yang memang benar di hadapanMu agar aku mampu menggapai jalan ridhaMu Allah.

Allah sungguh aku ini merasa sangat nyaman ketika berada di dekatMu. mungkin aku saja yang seringkali ke'GR'an tapi rasa damai ini tak akan mampu kudapat dari selainMu. terima kasih Allah, my Lord, Ar-Rahman, Dzat yang tiada duanya, Dzat yang maha segalanya. terima kasih banyak atas segala limpahan rahmatMu.

Allah, kemarin sore aku baca buku yang sudah kubeli hampir setahun yang lalu tepatnya tanggal 3 Desember 2013. buku yang berjudul "Tuhan, Maaf, Kami Sedang Sibuk" karya Ahmad Rifa'i Rif'an ini bener2 jleb. merupakan rahmatMu karena aku memiliki buku ini, buka yang benar2 membuka mata dan mampu membuatku sulit menghentikan tangis ketika membaca bab demi bab. ahh bener2 buku yang sangat menginspirasi sekali. pasti ada rencana baikMu kenapa baru sekarang aku tergerak untuk membacanya dengan penuh antusias. itu semua karena Engkau Allah, agar hanya Engkau yang ada di otak dan pikiranku. agar aku ini tak jadi hamba yang merugi karena memikirkan yang tidak seharusnya kupikirkan. agar aku tak terlena oleh godaan duniawi yang bukan merupakan ranahku.

Allah, seringkali aku merasa dunia ini begitu penting dan menyibukkan diri dengannya sehingga melalaikan dari mengingatMu. sungguh bukan maksudku untuk menduakanMu, mohon jangan cemburu ya Allah. karena tak sedetikpun aku lalai dari menyebut namaMu dan berdoa kepadaMu walaupun hanya dalam hati. percayalah Allah, Engkau yang maha mengetahui.

Allah, hehe maaf ya kalo aku ini masih seringkali banyak alasan untuk melanggar perintahMu. aku ini emang masih nakal kok makanya aku sering banget merayuMu, minta dipeluk minta Engkau selalu hadir menemani. karena aku takut hilang dan lepas kendali kalo sejengkal saja Engkau menjauhi karena kenakalanku ini. Allah dilubuk hatiku terdalam, aku selalu saja tau dan sadar kalo aku ini salah, hanya saja entahlah aku juga bingung kenapa masih melakukannya padahal sudah tau salah. aku sering menyebutnya sebagai hal yang manusiawi karena tak terlepas dari kodratku sebagai manusia biasa yang masih belajar dan terus belajar. jadi Allah, kumohon jangan bosan2 mengingatkanku ya... :)

Allah, Engkau tau kan betapa kerasnya diri ini jika sudah menyangkut urusan agama. seakan tidak bisa lagi aku berkompromi dengan apapun. mungkin buat sebagian orang lantunan suara adzan itu tidak lebih dari penanda telah masuk waktu sholat, tapi buatku itu adalah panggilan ajakan dariMu untuk mengingat dan menghadapMu jadi entah apapun yang terjadi di kantor langsung saja aku ambil air wudhu lalu bergegas ke masjid. dan mungkin ini yang lebih aneh lagi, setelah sholat dzuhur berjamaah di masjid biasanya aku langsung duduk manis di bangku kerja lalu mengaji. ya buat sebagian orang disini pasti aneh dan kurang kerjaan banget kenapa aku mengaji di kantor padahal di kosan juga bisa. aku tak pernah peduli apa pendapat mereka, aku hanya seringkali merasa sayang kalo waktu yang begitu berharga selepas sholat wajib tak kugunakan untuk melantunkan ayat2 cintaMu.

Mungkin buat sebagian orang yang sudah mengenalku, aku ini nampak berlebihan ketika membahas agama dan segala yang berkaitan denganMu. tapi itulah prinsipku. aku tak peduli apa kata orang asal Engkau ridha dengan jalan ini, aku akan menjalaninya dengan ikhlas. kumohon teruslah tuntun aku agar senantiasa istiqomah di jalan yang Engkau ridhai Allah. mudahkanlah jalanku ini dan berilah aku petunjukMu. terima kasih banyak Allah, alhamdulillah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar